Baik trading maupun investasi, tujuan kita semua membeli saham adalah untuk bisa menghasilkan profit di pasar saham. Menghasilkan keuntungan di market tentu saja bukan hanya sekedar membeli dan menjual saham.
Ada strategi, analisa, mindset dan ilmu-ilmu yang harus anda terapkan agar bisa memilih saham-saham yang menguntungkan. Banyak trader dan investor yang curhat ataupun konsultasi, karena belum bisa mendapatkan profit di market.
Padahal banyak dari mereka yang secara usia di market sudah memulai trading dan investasi cukup lama, diatas 2-3 tahun. Tetapi tidak sedikit yang masih mengalami kerugian lebih besar daripada profit.
Oleh karena itu, di market anda harus memahami langkah-langkah yang benar supaya anda bisa menghasilkan profit di saham. Karena lama tidaknya anda berada di dunia saham, besar kecilnya modal yang anda punya bukanlah faktor penentu utama anda bisa meraih profit konsisten.
Berikut beberapa hal dan langkah-langkah yang harus anda pahami supaya bisa menghasilkan profit di saham:
PERTAMA. Anda harus pahami bahwa menghasilkan profit di saham dibentuk melalui proses. Kalau anda baru belajar, jangan overconfidence mendapatkan profit besar. Lebih baik fokus untuk trading dengan cara-cara yang benar, karena market juga berfluktuatif.
Jika anda hanya memikirkan profit besar, anda tidak akan bisa melihat risiko-risiko yang ada di market. Dan hal ini justru berbahaya untuk trading anda. Beberapa dari anda mungkin berkata:
"Tapi Bung Heze banyak juga trader yang baru belajar saham sudah bisa langsung untung besar?"
Di market, semua kemungkinan bisa terjadi. Anda baru buka rekening saham, lalu trading dan langsung untung. Sangat mungkin terjadi. Tetapi pertanyaannya, berapa lama untung besar tersebut bisa bertahan?
Banyak trader yang untung besar di awal-awal trading karena memang marketnya sedang bagus, sehingga lebih mudah mencari saham yang bagus, atau karena kebetulan trader pas memilih saham yang tepat. Di market hal ini disebut dengan beginners luck.
Sangat baik jika anda baru belajar dan bisa langsung untung. Tetapi jangan sampai overconfidence dan anda merasa pasti bisa untung terus dengan mudah. Karena bagaimanapun juga, anda masih harus menghadapi banyak kondisi market yang berbeda, yang belum pernah anda hadapi hari ini.
Dalam trading, profit adalah hasil keuntungan yang anda dapatkan. Sebelum berbicara tentang profit, ada yang namanya PROSES, yaitu proses trading yang benar, analisa yang baik, mindset & psikologis yang rasional, trading dengan modal bertahap.
Kalau proses trading anda dari awal sudah salah (cuma ingin untung besar dan cepat), dan mindset anda juga salah, sebanyak apapun anda belajar saham, hal ini bisa menghalangi kesempatan trader untuk meraih profit di market. Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah MINDSET.
KEDUA. Pahami hal-hal apa saja yang membuat trader bisa profit, dan evaluasi hal-hal apa saja yang membuat anda belum bisa meraih profit. Berikut tiga hal utama yang menentukan keberhasilan dalam meraih profit:
1. Analisis Saham dan Market
Tidak semua saham bagus untuk dibeli. Anda perlu memahami cara mempraktikkan analisis saham untuk memilih saham-saham yang berkualitas. Jika anda ingin trading, anda harus pahami analisis teknikal.
Jika anda ingin investasi, anda harus pelajari dengan benar analisis fundamental. Anda harus punya trading plan, yaitu kombinasi analisis pribadi yang nyaman untuk anda bisa dipraktikkan, sehingga analisis saham bukan hanya sekedar teori di market.
Selain itu, anda harus kombinasi dengan analisa market untuk melihat apakah MOMENTUM trading yang anda lakukan sudah tepat atau belum. Perhatikan pola IHSG jika ingin trading, karena naik turunnya IHSG juga berpengaruh ke pergerakan mayoritas saham di market.
2. Manajemen Modal
Anda bisa beli saham apabila ada uang / modal. Oleh karena itu, anda harus bisa mengelola modal supaya uang yang anda pakai buat trading bisa menghasilkan profit.
Buat pemula, anda sebaiknya gunakan modal sekitar Rp1-3 juta, pilihlah saham-saham yang risikonya lebih rendah (Blue chip atau second liner) dan diversifikasi saham dengan jumlah yang wajar (2-3 saham). Hal ini juga bertujuan untuk diversifikasi risiko.
Tanpa manajemen modal yang benar, tanpa diversifikasi saham yang baik, portofolio saham anda tidak akan membuahkan profit maksimal.
3. Mindset Trading
Mindset trading berkaitan dengan cara anda mengelola emosi trading. Setiap trader harus memiliki rasonalitas trading. Keinginan-keinginan untuk bisa untung besar, untung cepat di market tetapi tidak diimbangi dengan pengetahuan analisa saham yang baik, dapat menganggu kualitas trading anda.
Karena mindset yang benar pasti akan mengarahkan anda untuk trading dengan cara-cara yang tepat. Sebaliknya, mindset yang keliru, juga membuat anda gegabah dalam mengambil keputusan di market, yang berakibat pada kerugian.
Evaluasilah pula apa yang membuat anda belum bisa mendapatkan profit. Apakah karena selama ini anda trading asal-asalan (tidak menerapkan analisis saham yang benar)?
Apakah karena anda selalu terburu-buru beli saham pakai modal besar, dan beli saham terlalu banyak, sehingga kesulitan memantau portofolio sendiri (manajemen modal)?
Apakah anda suka terburu-buru membeli saham, tidak menganalisa momentum market (Analisis)? Atau apakah anda selama ini tidak menerapkan mindset trading yang benar, hanya ingin untung cepat, mengikuti trader-trader yang beli saham gorengan (mindset)?
Dengan mengevaluasi trading, anda bisa melihat kekurangan-kekurangan yang ada di dalam trading anda sendiri, sehingga anda bisa membenahinya. Ini juga merupakan cara supaya bisa menghasilkan profit lebih konsisten di market, dan menekan kerugian.
Anda disarankan untuk mempelajari dan mempraktikkan strategi-strategi trading full analisis teknikal, manajemen modal, psikologis trading, dan menyusun trading plan disini: Ebook Full Praktik Trading & Belajar Saham.
KETIGA. Praktik. Tentu saja supaya bisa profit, anda harus banyak praktik dan menerapkan sendiri cara-cara screening dan trading di market. Jika anda sudah memahami faktor-faktor apa saja yang membuat trader bisa profit, kini saatnya anda harus praktik.
Justru proses yang paling panjang dari seorang trader adalah praktik trading yang dijalankan di market. Dengan praktik, anda bisa memperoleh banyak pengalaman pribadi, bisa menyaring dan memilih saham-saham secara otodidak.
Faktanya, banyak trader saham yang hanya berangan-angan dapat untung besar di market. Tetapi sedikit yang mau belajar saham lebih intens dan menerapkan analisa saham ke dalam praktik trading.
Inilah yang membuat banyak trader yang sudah pengalaman trading bertahun-tahun, tetapi masih terus mengalami kerugian besar. Supaya anda bisa menjadi trader pro dan mencetak profit, anda tentu saja harus banyak berlatih di market.
Ibarat seorang atlet. Jika seorang atlet ingin menjadi juara dunia, tentu dia harus berlatih keras, disiplin, banyak bertanding untuk mendapatkan pengalaman. Kalau hanya berlatih asal-asalan atau hanya mempelajari teori, tentu seorang atlet tidak akan bisa naik podium.
Itulah langkah-langkah yang perlu anda praktikkan supaya bisa menghasilkan profit di pasar saham. Jadi langkah pertama, adalah mindset yang benar. Tanpa mindset yang benar, anda tidak akan bisa membangung rasionalitas.
Setelah itu, anda harus mempelajari ilmu dan analisa-analisa yang dibutuhkan untuk trading dan investasi (Analisis teknikal & fundamental), serta manajemen modal. Dan terakhir, perbanyak praktik trading di market.
0 komentar:
Post a Comment
Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.